Prosedur Paired sample T tes (Menguji Sampel Berpasangan)

Prosedur Paired Sample T test atau biasa disebut dengan pengujian sampel berpasangan digunakan menguji dua sampel yang sama namun dengan perlakuan yang berbeda apakah memiliki rata-rata yang sama (identik) atau berbeda (Tidak Identik).  Dalam beberapa kasus Paired Sample T test digunakan untuk menguji dua sampel yang sama sebelum dan setelah diberi perlakuan tertentu.

Misalkan ada sebuah kasus, seorang guru matematika ingin mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar siswa pada pelajaran matematika sebelum dan setelah menggunakan metode pembelajaran Student Team Achivement Division (STAD), maka dengan kasus ini kita menggunakan prosedur pengujian Paired Sample T test.

Tahap analisis dalam prosedur paired sample t test:

1. Menentukan Hipotesis

Ho : Rata-rata kedua sampel identik (sama)
Ha : Rata-rata kedua sampel tidak identik (berbeda)

2. Pengambilan keputusan:

a. Berdasarkan perbandingan Thitung dan Ttabel

Ho diterima jika Thitung berada diantara ± Ttabel
Ho ditolak jika Thitung tidak berada diantara ± Ttabel

    b.Berdasarkan Probabilitas

Ho diterima jika nilai probabilitas > 0,05
Ho ditolak jika nilai probabilitas < 0,05

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s